Banyak orang mengatakan bahwa ketika sesorang sudah nyaman maka ia akan sulit untuk meninggalkan. Saya menyutujui hal tersebut.
Pada waktu SMP, saya tergabung dalam organisasi UKS juga menjadi anggota PMR. Saya merasa senang ketika menjadi bagian dari organisasi tersebut. Awalnya hanya rasa senang, tetapi seiring berjalannya waktu rasa senang tersebut berganti menjadi rasa nyaman. Sehingga saat meninggalkan, rasanya begitu berat.
![]() |
| Suasana Aula SMPN 26 Surabaya |
(9/3) Saya bersama dengan 2 teman saya yaitu Deanada dan Aisy sedang menghadiri acara diklat PMR angkatan keempat SMPN 26 Surabaya. Sebagai perwakilan anggota PMR angkatan pertama, kami diundang untuk memberikan motivasi dan wejangan kepada adik-adik sekalian.
Saya merasa senang bisa menghadiri acara tersebut. Di sisi lain kok malah saya jadi merindukan masa-masa dulu ketika masih menjadi anggota PMR. Banyak kenangan yang selalu terbesit dalam pikiran saya. Mulai dari pembentukan PMR, perekrutan anggota, penentuan Ketua dan Wakil Ketua PMR dan momen yang paling berkesan bagi saya adalah ketika SMPN 26 Surabaya mengikuti Lomba LSS (Lingkungan Sekolah Sehat) Tingkat Nasional.
Saya melihat banyak perbedaan sejak saya meninggalkan organisasi tersebut diantaranya ada perubahan struktur, cara kerja, perekrutan anggota, diklat dan lainnya. Namun ada satu yang masih tetap sama yaitu Kakak Pembinanya. Kak Tyas sangat baik dan bisa mengayomi seluruh anggota PMR.


Komentar
Posting Komentar